meraih impian dikutip dari http://mastermindjaksel.com/meraih-impian/


Sehari-hari sering kita temui istilah impian, visi atau cita-cita, baik di sekolah, di perusahaan atau di seminar-seminar entrepreneurship. Tetapi apakah kita sudah sadari dan renungkan barang sebentar apakah impian, visi atau cita-cita itu memang berguna ?

Mungkin Anda sudah bekerja keras, mengorbankan waktu dan tenaga sepenuh hati. Pergi pagi pulang malam menjalankan usaha setiap hari hingga mengorbankan waktu untuk keluarga. Tetapi apakah Anda pernah berhenti sejenak untuk berpikir, apa sih sebenarnya impian yang Anda inginkan? Entah itu 1 tahun, 5 tahun, atau 20 tahun ke depan? Kira-kira seberapa jelas apa yang Anda inginkan?Ingat-ingat impian apa yang sedang Anda kejar, apakah Anda memikirkannya setiap saat ataukah impian Anda berubah-ubah? Apakah impian yang Anda tentukan bulan ini masih sama dengan bulan depan, atau 3 bulan kedepan? Bisa jadi bulan ini Anda sudah menentukan impian yang harus dikejar, namun dalam perjalanan Anda menghadapi masalah yang sangat besar, karena mentok, lalu Anda merubah impian Anda, atau Anda tetap teguh (persisten) kemudian mengganti tindakan / strategi Anda? Selamat kepada Anda yang persisten, pasti Anda akan berpikir keras bagaimana caranya agar bisa berhasil, termasuk mencari jalan lain ketika masalah besar menghadang Anda! Insya Allah Anda akan berhasil. Selamat juga kepada Anda yang sering atau kadang-kadang merubah impian yang sudah Anda tentukan ketika masalah besar menghadang, karena Anda mungkin perlu membaca lebih lanjut tulisan ini!

Impian, visi atau cita-cita sangat penting dalam menentukan tujuan kemana kita akan melangkah. Bayangkan jika di dunia tidak ada impian, visi atau cita-cita. Hidup mengalir tanpa arah dan tujuan, bagai sehelai kapas yang terbang terbawa angin tanpa arah, kadang ia ke timur, kadang ke ia barat, kadang ia naik, kadang ia turun dan tak pernah hinggap dimanapun, terombang ambing kemanapun angin berhembus. Begitukah kehidupan yang kita inginkan? Tidak jelas kemana arah dan tujuannya.

Sesuatu menjadi ada, sebenarnya dimulai dari ide atau impian seseorang. Apakah idenya saat ada atau nyata? Tidak, biasanya tidak ada dan tidak nyata, bahkan mungkin dianggap mustahil. Bayangkan dunia 50 tahun yang lalu, bagaimanakah cara orang berkomunikasi dengan orang lain. Surat dan telepon, itulah alat untuk berkomunikasi. Coba bandingkan dengan sat ini Anda bisa berkomunikasi dengan siapapun di belahan dunia manapun secara langsung, bisa menggunakan handphone atau internet (facebook, skype, YM). Dulu mana bisa surat sampai dalam hitungan detik ke luar kota atau luar negeri. Sekarang kita bisa mengirim surat dalam hitungan detik. Anda bisa berkomunikasi dengan handphone 3G atau skype di laptop Anda sambil melihat lawan bicara Anda. Dulu orang-orang tidak pernah membayangkan bagaimana telepon bisa dibawa kemana-mana atau mengirim surat yang bisa sampai dalam hitungan detik, kecuali orang-orang yang punya impian “gila” untuk mewujudkannya.

Tidak berbeda dengan impian, visi atau cita-cita kita. Hari ini impian, visi dan cita-cita itu tidak ada wujudnya alias tidak nyata. Mungkin saja impian Anda terlihat sedikit gila. Setelah bertahun-tahun Anda berusaha bisa jadi mungkin Anda bisa mencapainya dan bisa jadi pula Anda tak pernah mencapainya. Coba perhatikan seberapa banyak orang yang berhasil mewujudkan impiannya? Kenapa orang banyak yang berhasil mencapai impian, visi dan cita-citanya? Tetapi lebih banyak lagi orang yang tidak pernah sampai pada impian, visi atau cita-citanya.
Bagi Anda yang senang membaca buku, mengikuti seminar, talkshow, pelatihan dan sebagainya, mungkin sudah pernah mengetahui bahwa keinginan kuat untuk meraih impian harus lebih besar dari kesulitan/masalah yang sedang kita hadapi. Apa sih yang perlu kita perhatikan ? Berikut ini sharing yang saya kumpulkan dari berbagai sumber mengenai bagaimana membuat impian menjadi kenyataan.

BERANI BERMIMPI

Sejak kecil kita sering ditanya tentang cita-cita. Mungkin kita beberapa kali berganti-ganti cita-cita. Ketika dewasa setelah menghadapi berbagai masalah, cita-cita kita kadang-kadang menjadi samar-samar, bahkan mungkin hilang dan tidak tahu lenyap kemana. Beruntung bagi anak yang memiliki orangtua yang mengerti cita-cita anaknya dan menfasilitasi cita-citanya.Ia akan dituntun untuk mencapainya. Tahap pertama untuk bisa mencapai impian Anda, tentu saja adalah berani untuk bermimpi. Buatlah impian Anda seperti ketika Anda masih kecil, tidak takut dan tidak ragu-ragu. Jangan takut pada cemooh orang di sekitar Anda.
IMPIAN YANG JELAS PRIORITAS & TARGETNYA
Coba Anda tulis 20 impian Anda saat ini, lalu simpan daftar impian itu. Mungkin Anda sulit sekali membuat 20 impian Anda, Anda kehabisan impian…. tidak tahu lagi apa impian Anda. Teruslah buat daftar impian Anda hingga mencapai 20.
Kemudian 3 hari kemudian coba tuliskan lagi 20 impian Anda tanpa melihat daftar yang sudah pernah dibuat. Setelah selesai, ambillah daftar impian yang lalu, kemudian bandingkan. Mungkin Anda akan merasa aneh, ternyata daftar impian hari ini dengan daftar impian 3 hari yang lalu tidak sama.
Itulah perlunya prioritas impian Anda. Caranya adalah pilihlah salah satu daftar impian yang sudah Anda buat, kemudian bandingkan impian nomor 1 dengan 19 impian lainnya, begitu pula impian no 2 dengan 19 impian lainnya dan seterusnya. Buatlah impian Anda tersusun berdasarkan prioritasnya. Dari yang paling penting (urgent) hingga yang paling tidak penting. Kepentingan sebuah impian bisa dinilai berdasarkan kebutuhan mendesak apa yang harus dipenuhi. Misalnya saja impian mendapatkan penghasilan bulanan dengan nominal tertentu, akan lebih penting dari impian rumah mewah, karena misalnya saja saat itu ia sedang mengalami PHK dan tidak punya usaha.
Jangan lupa tulislah juga target impiannya apakah jangka pendek (sebut berapa tahun) atau jangka menengah atau jangka panjang. Ini berguna agar kita bisa mumiliki impian yang jelas sehingga kita bisa fokus dengan impian kita. Orang-orang sukses pasti punya impian yang jelas dan tertulis.

TULIS DAN VISUALISASIKAN IMPIAN ANDA

Tulislah dengan spesifik impian Anda, visualisasikan impian Anda dengan gambar atau photo. Susunlah dalam sebuah Dream Book, tidak perlu sempurna, yang penting adalah tulisan dan gambar/photonya sangat spesifik (rinci) sehingga Anda bisa membayangkannya. Buatlah Dreambook yang mudah dibawa-bawa di dalam tas Anda. Jangan lupa untuk selalu membawa serta impian kita ke mana pun kita pergi, di mana pun kita berada, dalam berbagai kondisi dan situasi yang bagaimana pun yang sedang menimpa kita. Sering-seringlah Anda lihat dream book Anda, terutama pada saat Anda menghadapi masalah. Bayangkan bagaimana rasanya pada saat impian Anda tersebut berhasil Anda miliki.
Gantilah impian utama Anda jika sudah mencapainya dengan impian lain yang ada di dalam dream book. Jangan sering mengganti impian Anda sebelum Anda mencapainya karena itu akan membuat Anda kehilangan fokus dan tidak pernah mencapainya.
KEYAKINAN MENCAPAI IMPIAN
Tingkat keyakinan seseorang untuk mencapai impian sangat mempengaruhi tindakannya. Bisa jadi dengan keyakinan yang tinggi ia akan mencapai impiannya dalam waktu yang tidak lama. Tetapi keyakinan bisa terpengaruh atau bahkan hilang oleh besarnya masalah yang dihadapi. Bisa juga kekhawatiran-kekhawiran yang tidak berdasar memusnahkan impian seseorang.

MEMBAYAR HARGANYA

Tingkat keberhasilan seseorang dalam mencapai impiannya sangat ditentukan oleh seberapa besar ia mampu membayar harganya yaitu dengan tindakan (action), keluar dari kenyamanan hidupnya (comfort zone), strategi serta taktik yang dijalankan dan menerima bahwa kegagalan adalah paket dari keberhasilan.
Siapapun orang yang berani membayar harganya, akan mendapatkan impiannya. Jika Anda adalah pejabat sebuah perusahaan, manager atau vice president sebuah perusahaan orang lain dan berkeinginan untuk memiliki bisnis Anda sendiri, Anda harus “turun” dari “tangga keberhasilan” di kantor, dan mendaki tangga lain untuk membangun perusahaan Anda sendiri. Anda perlu belajar banyak untuk mengambil pelajaran dari banyak kegagalan untuk meraih keberhasilan atau impian yang Anda inginkan. Jika Anda cerdas, Anda akan belajar banyak dari kegagalan-kegagalan orang lain caranya dengan bergabung dengan mastermind komunitas pengusaha. Dengarkan pengalaman para membernya, baik kegagalan atau keberhasilan karena itu bisa jadi menghemat waktu belajar Anda. Itulah pentingnya sebuah mastermind. Belajar dari pengalaman orang lain.

SABAR DAN SYUKUR

Bekal yang penting kita miliki dalam mewujudkan impian adalah sabar dan syukur. Bersabarlah ketika Anda sedang mengalami kesulitan, bersyukurlah ketika kita mendapatkan kemudahan. Berterima kasihlah kepada sesama manusia, begitu juga berterima kasih kepada Allah SWT dengan mempergunakan apa-apa yang kita peroleh dengan sebaik-baiknya di jalan yang diridhoi-Nya untuk kebaikan sebanyak-banyaknya manusia.
Impian akan memberikan harapan dan melahirkan do’a kepada Allah SWT. Ingatlah bahwa kita sudah dijanjikan bahwa kita akan memperoleh apa-apa yang kita usahakan. Bisa jadi impian Anda dapat diperoleh dengan usaha yang sungguh-sunguh dalam waktu tidak lama atau impian impian Anda akan ditunda sampai dengan waktu yang tepat menurut-Nya, atau bahkan diganti dengan yang lebih baik lagi oleh Nya. Sering kita tidak sadar bahwa apa yang kita impikan dan mintakan di dalam do’a sebenarnya sudah kita peroleh tetapi kita lupa. Semoga kita tidak pernah lupa untuk bersyukur.

Pos ini dipublikasikan di motivasi. Tandai permalink.

2 Balasan ke meraih impian dikutip dari http://mastermindjaksel.com/meraih-impian/

  1. Cah Lapindo berkata:

    😀 pertama….
    aku tadi kalo ga salah juga uda dari sang penulis originalnya bro…

    salam

  2. sijabriknik berkata:

    oh iya buat motivasi kita …. andy peace…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s